Hidup Adalah Teka-Teki

Tujuh huruf diawali dan diakhiri dengan huruf ketujuh, sesuatu yang biasanya
terbuat dari tanah liat, kemudian dibakar pada temperatur tertentu, yang selalu
ditaruh diatas rumah, apakah itu? Kemudian jika huruf kedua dari tujuh huruf
itu diganti dengan huruf 'a' maka akan menjadi nilai yang cocok buat penulis,
he he he apa hayoo?

Itulah contoh teka-teki yang akan selalu mengusik orang-orang yang suka
menggunakan otaknya untuk menemukan sebuah arti dari elemen-elemen yang
memungkinkan untuk disusun berdasarkan beberapa petunjuk yang telah disediakan,
dan hal itu banyak modelnya, ada yang model teka-teki silang atau yang lain.

Teka-teki adalah sebuah hal yang mampu menjadikan manusia berpengetahuan luas
serta mampu memberikan metode berfikir untuk menyelesaikan sebuah persoalan
sesulit apapun, apalagi hal itu berhadiah. Kenapa demikian? Sebab dengan
teka-teki manusia akan mencari cara untuk dapat menjawabnya, ada yang membuka
kamus, ada yang mengingat kembali apa yang pernah dibaca, atau paling tidak
akan bertanya pada orang yang dianggap tahu jawaban itu.

Dalam kehidupan kita pun ternyata penuh dengan teka-teki, teka-teki masa
depan dengan hadiah kebahagiaan, teka-teki cinta dengan hadiah keharmonisan,
teka-teki pemerintahan dengan hadiah kejayaan, teka-teki pendidikan dengan
hadiah kelulusan, bahkan teka-teki hati kekasih idaman. Dan yang terakhir itu
tentunya kita akrab kebingungan he he he, bahkan diam bermakna seribu jawaban.

Terkadang kita bisa menjawab sebuah teka-teki walau sebenarnya kita tidak
mengusai penuh masalah itu, namun terkadang kita tak mampu menjawab teka-teki
walau kita pernah mengusai secara penuh, kalau saja kerjasama diperbolehkan
tentunya jawaban dengan mudah dituliskan, itulah teka-teki dalam ujian. Dalam
kehidupan yang lebih luas kita telah bekerja sama untuk mencari solusi dari
teka-teki kemiskinan, kebodohan, pengangguran, dan berbagai hal yang tak perlu
disebutkan, namun kita masih belum bisa memberikan jawaban yang benar dan
membuahkan hasil dengan hadiah yang ditawarkan.

Belum lagi teka-teki alam semesta, kenapa matahari bersinar terang sementara
rembulan hanya memantulkan, kenapa suatu daerah kebanjiran daerah yang lain
kekeringan, kenapa satu daerah kedinginan serta daerah yang lain kepanasan,
kenapa Indonesia ijo royo-royo sementara di padang sahara begitu gersang nggak
ketulungan, tentunya hal demikian akan membuat otak serta pikiran kita hidup
untuk mencari jawaban.

Belum lagi teka-teki yang tidak dapat ditangkap oleh indera kita, teka-teki
tentang Tuhan, kehidupan setelah kematian, teka-teki Surga dan Neraka,
teka-teki jiwa, hati dan pikiran. Maka tak heran kalau orang mengatakan hidup
adalah perjuangan yang tak henti-henti, hidup adalah permainan yang sungguhan,
untuk mencari nilai, poin, hadiah dan berbagai bonus yang bisa diambil disebuah
titik yang bernama kemerdekaan. Namun jika gagal mengisikan sebuah jawaban
dengan tepat maka ganjaran yang disediakan adalah penjajahan, tumpukan hutang
yang harus dibayar, bahkan denda yang telah ditetapkan.

Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika
kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak
akan meminta harta-hartamu.QS.47:36

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan
suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta
berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang
tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering
dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat ada
azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia
ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.QS.57:20

Kita memang di dunia permainan, namun kita dituntut untuk bermain yang fair
play, tidak curang, tidak menipu, diving atau melakukan pelanggaran, sebab apa
yang kita lakukan terekam kamera sejarah yang akan dapat diketahui secara
detail, dan terperinci dengan berbagai bukti dan saksi yang tak terbantahkan.
Mungkin dilapangan hanya akan mendapat kartu kuning atau merah, bahkan bisa
juga tetap aman, karena ketidakmampuan pemimpin pertandingan (wasit) melihat
kecurangan kita, atau bahkan wasitnya ada keberpihakan pada kita, tapi diluar
lapangan kita akan menemukan sebuah kebenaran dan keadilan.

Hidup kita saat ini adalah lapangan permainan, mainkan hidup ini dengan
permainan yang indah, sebab jika hanya permainan buruk yang kita mainkan, kita
akan mendapat kerugian, atau setidaknya jangan hanya permainan buruk saja yang
bermain dalam lapangan kehidupan kita, "mbok iyaho" kita tampilkan permainan
yang bagus, menarik, dan unik, terlebih kita mampu menjadikan lapangan hidup
ini penuh dengan permainan yang bagus-bagus, alangkah beruntungnya orang-orang
yang bisa demikian.

Hidup adalah teka-teki Tuhan yang harus selesaikan dan kita isi kolom-kolom
yang telah disediakan, jika tak ada jawaban diotak kita, tinggal buka saja
petunjuk Tuhan serta catatan dari orang-orang yang diberi pengetahuan dari
Tuhan, jika masih belum mendapat jawaban, bertanyalah langsung pada yang punya
kepentingan, Dia berjanji akan memberi jawaban bagi siapa saja yang
menginginkan, namun jawaban itu kadang langsung, kadang juga diundur bahkan
kadang dijawab dengan petunjuk yang harus kita lakukan. Lalu apa gunanya dengan
demikian? Tidak lain adalah agar kita menggunakan akal yang telah diberikan,
sebab jika kita bertanya jawaban teka-teki dan kita diberi kunci jawaban, yang
kita dapati adalah kebodohan.

Dan sesungguhnya Kami tinggalkan daripadanya satu tanda yang nyata
bagi orang-orang yang berakal.QS.29:35

Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang
buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang
berakal, agar kamu mendapat keberuntungan."QS.5:100

Orang-orang yang menggunakan akalnyalah yang mampu menyelesaikan teka-teki
kehidupan, dan orang-orang yang berakal pula yang akan mendapat keberuntungan.
Maka sudahkah kita termasuk orang-orang yang berakal??

0 Comments:

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda